Membuat server Minecraft sendiri bisa menjadi langkah awal untuk membangun komunitas. Dengan server sendiri, kamu bisa mengatur gameplay, install plugin, dan memberikan pengalaman bermain yang konsisten. Di panduan ini, kita akan setup server dari nol menggunakan VPS dengan sistem operasi Linux.
Yang akan kita gunakan: VPS Linux (Ubuntu/Debian), PaperMC sebagai server software, dan Java 17. Paper dipilih karena lebih ringan, stabil, dan kompatibel dengan hampir semua plugin dibanding Vanilla atau Bukkit.
01Persiapan VPS
Sebelum mulai, pastikan VPS kamu memenuhi spesifikasi minimum. Spesifikasi di bawah sudah cukup untuk server dengan 10-20 player tanpa plugin berat.
Hubungi VPS kamu via SSH menggunakan terminal. Kalau pakai Windows, gunakan PuTTY atau Windows Terminal. Kalau pakai Mac/Linux, langsung buka Terminal.
ssh root@IP_VPS_KAMU
02Install Java
Minecraft server membutuhkan Java untuk berjalan. Untuk versi 1.20.x, gunakan Java 17. Untuk versi 1.21.x+, gunakan Java 21. Berikut perintah untuk install Java 17 di Ubuntu/Debian:
apt update -y apt install openjdk-17-jdk -y
Setelah selesai, verifikasi instalasi dengan perintah ini. Output yang muncul harus menunjukkan versi Java 17:
java -version
03Download PaperMC
PaperMC adalah fork dari Spigot yang sudah dioptimasi secara signifikan. Kita akan membuat folder khusus untuk server, lalu download file jar-nya.
# Buat folder untuk server mkdir /root/minecraft cd /root/minecraft # Download PaperMC 1.20.4 (cek versi terbaru di papermc.io) wget https://api.papermc.io/v2/projects/paper/versions/1.20.4/builds/460/downloads/paper-1.20.4-460.jar -O paper.jar
Penting: selalu cek papermc.io/downloads untuk mendapatkan link download versi terbaru. Link di atas bisa saja sudah outdated.
04Jalankan Server
Jalankan server untuk pertama kali. Perintah ini akan membuat file-file konfigurasi default dan kemudian berhenti karena belum accept EULA.
java -Xms2G -Xmx2G -jar paper.jar nogui
Server akan berhenti dengan pesan error tentang EULA. Itu normal. Buka file eula.txt dan ubah isinya:
# Ubah baris ini: eula=false # Menjadi: eula=true
Bisa pakai nano atau sed:
sed -i 's/eula=false/eula=true/' eula.txt
Setelah itu, jalankan lagi server-nya. Kali ini server akan mulai generate world dan berjalan:
java -Xms2G -Xmx2G -jar paper.jar nogui
05Konfigurasi Server
Setelah server berjalan dan berhenti, edit file server.properties untuk mengatur pengaturan dasar:
# Nama server yang muncul di tab multiplayer server-name=Server Kamu # Max player yang bisa join max-players=20 # View distance (6-8 recommended) view-distance=7 # Sim distance (setara view distance atau lebih rendah) simulation-distance=7 # Port default Minecraft server-port=25565 # Mode game: survival, creative, adventure, spectator gamemode=survival # Difficulty: peaceful, easy, normal, hard difficulty=normal
06Tambahkan Plugin
Plugin menambah fitur ke server. Untuk mulai, berikut beberapa plugin yang wajib ada untuk server baru:
Cara install plugin: download file .jar dari Modrinth atau SpigotMC, lalu taruh di folder plugins/. Restart server.
# Contoh install EssentialsX cd /root/minecraft/plugins wget https://github.com/EssentialsX/Essentials/releases/download/2.20.1/EssentialsX-2.20.1.jar # Restart server cd /root/minecraft # tekan Ctrl+C dulu untuk stop server, lalu jalankan lagi java -Xms2G -Xmx2G -jar paper.jar nogui
07Buka Port Firewall
Secara default, Minecraft menggunakan port 25565. Pastikan port ini terbuka di firewall VPS agar pemain bisa terhubung.
# UFW (Ubuntu default) ufw allow 25565/tcp ufw reload # Kalau pakai iptables iptables -A INPUT -p tcp --dport 25565 -j ACCEPT
Jangan lupa: pastikan juga port 25565 terbuka di firewall panel VPS kamu (jika pakai panel seperti Vultr, DigitalOcean, dll). Firewall OS dan firewall panel itu dua hal berbeda.
Setelah port terbuka, server bisa diakses melalui IP_VPS:25565 di Minecraft. Kalau kamu punya domain, bisa setup SRV record agar pemain cukup mengetik nama domain tanpa port.
08Kesimpulan
Setup server Minecraft sebenarnya cukup straightforward — download Java, download Paper, edit eula.txt, jalankan, konfigurasi, tambah plugin, buka port. Yang lebih menantang adalah optimasi dan maintenance jangka panjang, tapi itu bahasan untuk artikel lain.
Bonus — Jalankan server di background dengan screen:
# Install screen apt install screen -y # Buat session baru bernama 'mc' screen -S mc # Jalankan server di dalam screen java -Xms2G -Xmx2G -jar paper.jar nogui # Detach dari screen: tekan Ctrl+A lalu D # Re-attach: screen -r mc
